Monday, November 21, 2016

Cara Membobol ATM

Friday, November 18, 2016

Cara Ternak Dan Menetaskan Telor Ular Sanca

Cara Ternak Dan Menetaskan Telor Ular Sanca
Hii berjumpa lagi Bro n Sist pada kesempatan hari ini mw jelasin Cara berternak ular Python (Sanca) lebih ke sanca kembang (python reticulatus) namun ini jg bisa di terapkan ke python-python lainnya kok :) Sanca kembang terhitung ular terpanjang di dunia. Ular terpanjang ini bisa mencapai 10meter namun masih rancu belum ada bukti pastinya sedangkan berat maksimal yang tercatat adalah 158 kg (347.6 lbs). Ular sanca termasuk ular yang berumur panjang, hingga lebih dari 25 tahun. Ular-ular betina memiliki tubuh yang lebih besar. Jika yang jantan telah mulai kawin pada panjang tubuh sekitar 7-9 kaki, yang betina baru pada panjang sekitar 11 kaki. Dewasa kelamin tercapai pada umur antara 2-4 tahun. Musim kawin berlangsung antara September hingga Maret di Asia. Berkurangnya panjang siang hari dan menurunnya suhu udara merupakan faktor pendorong yang merangsang musim kawin. Namun, musim ini dapat bervariasi dari satu tempat ke tempat lain. mendapatkan bahwa sanca kembang di sekitar Palembang, Sumatera Selatan, bertelur antara September-Oktober; sementara di sekitar Medan, Sumatera Utara antara bulan April-Mei. Jantan maupun betina akan berpuasa di musim kawin, sehingga ukuran tubuh menjadi hal yang penting di sini. Betina bahkan akan melanjutkan puasa hingga bertelur, dan sangat mungkin juga hingga telur menetas.

Cara Perawatan Kapas Dan Kawat Vapor

Cara Perawatan Kapas Dan Kawat Vapor
Cara Menghindari Burn Taste Personal Vaporizer – Anda seorang vapers sejati yang menggunakan RDA? Jika iya, maka Anda wajib tau seberapa lama sekali harus ganti kapas rokok elektrik / personal vaporizer Anda. Nah, sebagai seorang penikmat e-liquid, tentu Anda tidak mau flavor vapor yang di hirup terasa gosong. Ada tips untuk menghindari rasa gosong itu yang biasa di kenal dengan “burn taste”. Cara Menghindari Burn Taste Personal Vaporizer 1. Pastikan Kapas Selalu Basah Biasanya penyebab burn taste adalah kapas yang sudah kering tetapi di burn / vape tanpa sengaja. Nah, hal ini akan memicu burn taste, karena bukan eliquid yang di panaskan, melainkan kapas yang dibakar! Agar tidak terjadi hal itu, Anda harus rajin melihat RDA Anda untuk memastikan kapas dalam keadaan basah. Jika tidak mau repot, sangat disarankan untuk menggunakan RBA saja. 2. Ganti Kapas 3 Hari Sekali Jika Anda orang yang punya banyak waktu, suka dengan kegiatan vaping dan hobi gulung coil tentu mengganti kapas 3 hari bukan hal yang susah. Penulis sendiri sebagai seorang vapers saja, ketika menggunakan RDA, bisa sehari 3kali mengganti kapas. Hal ini didasari oleh flavor chaser, yaitu tidak mau kehilangan ‘taste’ dari liquid. Kapas baru = Rasa Fresh. 3. Gunakan E-Liquid Premium Bermutu Premium e-liquid merupakan harga mati bagi seorang flavor junkers! Liquid premium selain bisa memberikan flavor yang lebih nikmat, juga biasanya memiliki kualitas lebih baik daripada liquid murahan. Harga memang menjadi pembatas utama bagi penikmat liquid premium, tetapi jika Anda ada seorang yang menghargai kesehatan, sebaiknya gunakanlah premium liquid. 4. WATT Tinggi Pengguna Wattage Device seringkali mengatur agar output Wattage terlalu besar, dan tidak dalam jangkauan tank yang di pakai. Sebagai contoh, Subtank mini dengan 0,5 Ohm memiliki jangkauan input wattage sebesar 15W ~ 30W. Jika Anda burn lebih tinggi dari 30W, maka bisa dipastikan kapas semakin cepat kering dan BURN. 5. Berlebihan Pernah melihat orang yang menggunakan mecha mod, menyedot terlalu lama? Nah, hal ini sangat cepat memicu kapas kering karena area kapas dalam jangkauan coil yang basah jika di panaskan terus memerlukan waktu untuk merata kembali. Jadi, Cara Menghindari Burn Taste Personal Vaporizer adalah dengan tips yang sudah idblogpedia tulis di atas. Hal yang perlu selalu di ingat ketika vaping adalah, jangan berlebihan. Sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Salam vapers.